
Kendati sudah menyatakan sangat keberatan, Persib Bandung belum akan melakukan tindakan apa pun, termasuk protes resmi ke PSSI, menyangkut larangan tampil bagi para pemain yang dipanggil tim nasional. Persib baru akan mengambil sikap setelah mendapat surat resmi, baik dari Badan Liga Indonesia (BLI), Badan Tim Nasional (BTN) atau PSSI.
"Kita memang merasa keberatan atas adanya putusan dari PSSI itu. Tapi sekarang kita tidak akan melakukan protes resmi. Sebab, surat resmi dari PSSI-nya pun belum kita terima," kata Direktur Utama PT Persib Bandung Bermartabat (PT PBB), H. Umuh Muhtar kepada "GM", Jumat (7/8).
Seperti diberitakan "GM" sebelumnya, dari 25 nama pemain yang dipanggil BTN untuk mengikuti pelatnas kualifikasi Piala Asia 2011, terdapat empat nama pemain yang diproyeksikan menjadi anggota skuad Persib pada Liga Super Indonesia (LSI) 2009/2010 mendatang. Keempat pemain tersebut adalah Eka Ramdani, Nova Arianto, Maman Abdurahman, dan Hariono. Di luar keempat nama pemain tersebut, ada juga nama Bambang Pamungkas yang tengah getol diburu Persib.
Dikatakan Umuh, sikap menunggu yang dilakukan Persib karena sejauh ini, pihaknya pun belum mengetahui secara pasti, apakah LSI 2009/2010 benar-benar akan bergulir mulai Oktober atau mengalami penundaan. "Itu semua yang belum pasti. Sampai sekarang, kita pun belum mendapatkan undangan dari BLI untuk mengadakan pertemuan dengan klub-klub lain," kata Umuh.
Keberatan
Meskipun demikian, Umuh mengaku sangat keberatan jika larangan yang menurutnya masih berupa wacana itu benar-benar diberlakukan. Pasalnya, klub peserta LSI, termasuk Persib, akan mengalami kerugian besar, karena tidak bisa menggunakan pemain nasional yang sudah dikontrak dengan nilai tinggi.
Karena itu, Umuh memandang perlu agar PSSI atau BLI segera menggelar pertemuan untuk membicarakan persoalan ini. "Setidaknya, dari pertemuan itu klub-klub bisa mendapatkan kepastian soal seluruh rencana kompetisi," ujarnya. [B.82]
Source: http://klik-galamedia.com/
Sabtu, 08 Agustus 2009
Persib Takan Protes
Label: Berita persib
Diposting oleh Deni Syaripudin di 10.29
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar