Senin, 31 Agustus 2009

Deltras, Lawan Pertama Persib



Persib Bandung dipastikan tergabung di Grup D bersama tuan rumah Persebaya Surabaya dan Deltras Sidoarjo di Turnamen Sepak Bola "Piala Gubernur Jawa Timur 2009" yang akan berlangsung di Stadion Gelora 10 November Surabaya, 25 September-7 Oktober mendatang. Deltras dipastikan akan menjadi lawan pertama yang harus dihadapi Persib pada 28 September 2009.
Kepastian itu didapatkan setelah panitia pelaksana mengadakan undian pada Jumat (28/8). Pelatih Persib, Jaya Hartono mengatakan, ia sudah mendapatkan informasi mengenai hasil undian turnamen yang diikuti 10 tim dari Jawa Timur dan Persib sebagai peserta undangan ini.

"Ya, hari ini saya sudah mendapatkan informasi tentang hasil undian kemarin (Jumat, red). Kita dipastikan satu grup dengan Persebaya dan Deltras. Kita main pertama lawan Deltras pada 28 September," kata Jaya ketika dihubungi "GM", Sabtu (29/8).

Dikatakan Jaya, meski tidak dibebani target khusus dan hanya menjadikan turnamen yang lebih dikenal dengan sebutan Liga Jatim ini sebagai ajang uji coba, Persib akan berusaha meraih prestasi maksimal. "Ada empat grup dalam turnamen ini. Setiap grup meloloskan dua tim ke babak 8 Besar. Kita berharap, paling tidak bisa lolos ke babak 8 Besar" ujar Jaya.

3-4 pemain

Sementara itu, menghadapi turnamen ini dan puncaknya tampil di Liga Super Indonesia (LSI) 2009/2010, Persib masih membutuhkan 3 sampai 4 pemain tambahan lagi. Saat ini, Jaya baru memiliki 19 pemain.

"Dengan segala keterbatasan, untuk tahun ini maksimal saya hanya membutuhkan 23 pemain. Melihat komposisi pemain yang ada sekarang, saya masih membutuhkan pemain asing untuk sektor belakang. Meski sudah dibicarakan, saya belum mau sebutkan namanya," kata Jaya.

Jumlah pemain Persib akan bertambah menjadi 20 jika Hilton Moriera yang masuk dalam rekomendasi dipertahankan, sudah tiba di Bandung. Kabarnya, pemain asal Brasil ini baru tiba awal September mendatang. Selain satu kuota pemain asing non-Asia untuk sektor belakang, Jaya juga diperkirakan masih butuh pemain tambahan untuk bek sayap kiri dan gelandang serang.

"Hilton, insya Allah bisa bergabung lagi. Yang lainnya, kita masih membicarakannya," kata Jaya.



sumber :http://klik-galamedia.com

Minggu, 30 Agustus 2009

Eka dkk. Jumpa Bobotoh di Cirebon

Eka Ramdani, dkk. akan menjumpai bobotoh wilayah Cirebon, Kuningan, Majalengka, Indramayu, di GOR Ranggajati Sumber Kab. Cirebon, Minggu (20/8) pukul 13.00 WIB. Eka akan hadir bersama sejumlah pemain lainnya, termasuk rencananya Cristian Gonzales, pelatih Jaya Hartono, dan pengurus PT Persib Bandung Bermartabat (PBB). Rombongan akan menggunakan bus Persib dari Bandung pagi ini.

Dalam pertemuan ini, PT PBB juga akan membuka stan untuk membuka penerimaan anggota melalui program Persib Card, yang kini jumlahnya sudah lebih dari seribu orang. "Kami melakukan jemput bola untuk memudahkan bobotoh yang ingin membantu Persib melalui program Persib Card. Bagi bobotoh di wilayah Cirebon dan sekitarnya bisa mendaftar di lokasi acara pertemuan," ujar Manajer Marketing PT PBB, Fauzie M. Ramdhani, di Sekretariat PT PBB, Jln. Sulanjana No.17 Bandung, Sabtu (29/8).

Fauzie mengatakan program Persib Card ini ternyata mendapat sambutan positif sangat luar biasa. Ada bobotoh di Jerman, Singapura, Bangka dan Belitung, Batam, sudah mendaftar melalui online dan membayar via rekening. "Kami sangat berterima kasih karena bobotoh sangat peduli sama Persib yang kini sedang berjuang menghimpun dana untuk kompetisi," ujarnya.

Ia menuturkan sudah ada dua perusahaan yang mayoritas karyawannya ikut dalam program Persib Card. Pihak PT PBB melakukan jemput bola dan membuka pendaftaran di dua perusahaan tersebut. "Perusahaan itu membayar dulu uang pendaftaran. Lalu, karyawan mencicil bayaran dengan dua kali potong gaji," ujarnya.

Bobotoh Cirebon berinisiatif menyediakan hadiah berupa sebuah sepeda motor yang akan diunPerdi di antara seribu pendaftar pertama Persib Card. Dalam program Persib Card ini disediakan program dengan harga Rp 10 juta, Rp 5 juta, Rp 1 juta, dan Rp 100 ribu.

Langkah serupa dilakukan Viking Persib Club. Di samping menggalang dana untuk Persib Bandung yang dilakukan sambil melakukan pemutihan anggota, panitia juga melayani anggota Viking yang juga bermaksud membuat Persib Card. "Sama-sama untuk Persib ini, lumayan promosinya bisa dilakukan sekaligus," ujar Rudi Boseng, seorang panitia. Hingga Sabtu (29/8), tercatat hampir seratus orang yang telah mendaftarkan dirinya untuk mendapatkan Persib Card.

Makin gencar

Upaya penggalian dana ini makin digencar dilakukan PT PBB. Selain masih mencari sponsor utama yang akan menjadi pendamping Persib, PT PBB juga akan melakukan kerja sama dengan pihak lain.

Direktur Pemasaran dan Pengembangan PT PBB, Veby Permadi mengatakan sebuah perusahaan broadcast telah siap mengelola ring back tone serta wallpaper yang berbau Persib. Sementara itu, sejumlah usaha kecil menengah pun telah menyatakan kesanggupannya menjadi pemasok barang yang akan dijajakan di toko merchandise Persib Bandung.

"Saat ini ada tiga perusahaan yang bergerak dalam usaha sejenis telah mengajukan kesiapannya menjadi sponsor utama yang akan mendampingi sepak terjang Persib Bandung," ujarnya.


sumber : http://www.pikiran-rakyat.com

Rabu, 26 Agustus 2009

Persib Layangkan Surat Permohonan Penggunaan Stadion

Persib Bandung secara resmi telah melayangkan surat pengajuan penggunaan Stadion Si Jalak Harupat Soreang, Kabupaten Bandung, untuk dijadikan tempat menggelar partai kandang selama mengarungi Liga Super Indonesia (LSI) 2009/2010.

Pengawas Pengelola Stadion Si Jalak Harupat Ruslani mengatakan, surat yang ditujukan kepada Bupati Bandung Obar Sobarna tersebut sudah diterima, Senin (24/8), dan tengah diproses lebih lanjut perizinannya.

"Sejauh ini baru Persib Bandung yang secara resmi telah mengajukan penggunaan stadion. Tim yang lain belum ada, kecuali Persikab Bandung yang sebagai pribumi tentunya menjadikan Jalak sebagai markasnya," ucap Ruslani yang ditemui, di Stadion Si Jalak Harupat, Selasa (25/8).

Ruslani belum bisa memastikan kapan Persib bisa mengantongi izin sepenuhnya untuk menggunakan stadion. Pemberian izin tersebut sepenuhnya ada di tangan Dinas Pemuda, Olah Raga, dan Pariwisata (Dispopar) Kabupaten Bandung. Saat ini, Dispopar tengah menggodok kemungkinan menaikkan uang sewa stadion yang akan dibebankan kepada tim.

Menurut Ruslani, uang sewa yang selama ini dibebankan sebesar Rp 25 juta untuk sekali pertandingan sebatas cukup untuk membiayai operasional perawatan stadion. "Belum ada sedikit pun keuntungan yang kami peroleh dari uang sewa tersebut karena habis digunakan untuk perawatan. Tahun ini, seiring dengan pengelolaan LSI yang sudah lebih profesional, maka kami rasa tidak salah jika pengelola pun menginginkan bisa menangguk untung dari uang sewa yang dibebankan kepada tim tersebut," tutur Ruslani seraya mengatakan kenaikan uang sewa diperkirakan menjadi Rp 35 juta untuk setiap pertandingan.

Selain kenaikan uang sewa tersebut, menurut Ruslani, pihaknya akan lebih memfokuskan salah satu poin kerja sama perihal uang jaminan yang dibayarkan klub untuk pembiayaan kerusakan yang terjadi tiap kali usai menggelar suatu pertandingan. Selama ini, meskipun sudah ada kesepakatan mengenai hal tersebut, sering kali hal ini tidak berjalan lancar. Padahal tiap kali pertandingan selalu saja ada kerusakan yang diakibatkan ulah tangan jahil penonton pertandingan Persib.

"Tak seperti pertandingan tim yang lain, tiap kali Persib berlaga, pasti ada saja yang rusak. Entah itu stadion yang dicoreti tulisan-tulisan tertentu, perusakan keran air, hingga aksi pembakaran di lingkungan stadion," tutur Ruslani.

Gara-gara kelakuan tangan iseng tersebut, uang jaminan yang disetorkan tim bisa langsung habis dalam satu kali pertandingan. Dan saat perusakan kembali terulang di pertandingan selanjutnya, uang jaminan telanjur tidak lancar disetorkan. "Oleh karena itu, kami akan lebih memperhatikan lagi poin ini sambil terus mengimbau kepada penonton untuk menghentikan perbuatannya seraya menumbuhkan rasa memiliki terhadap stadion berskala internasional ini," ujarnya.

Lebih lanjut Ruslani menjelaskan kondisi stadion saat ini tidak membutuhkan perbaikan yang banyak. Hanya diperlukan perawatan di sejumlah area. Termasuk kondisi rumput yang mulai mengering di musim kemarau seperti sekarang ini.

Idealnya rumput disirami sekali setiap harinya. Namun keterbatasan sumber air, menyusul keringnya sumur di sekitar stadion, membuat penyiraman tidak bisa dilakukan secara rutin. Guna mengatasinya, pengelola berencana mulai membuat sumur baru sebagai sumber air tambahan.

Hal lain yang juga perlu diperbaiki ialah penerangan stadion. Ruslani mengatakan, saat ini sepuluh lampu dalam keadaan mati. Namun meski demikian, sisa 102 lampu lainnya masih berfungsi dengan baik dan dapat menerangi stadion dengan kapasitas daya terangnya mencapai 850 lux.

"Daya terang sebesar itu sudah cukup layak, tapi kami akan memperbaiki yang mati. Selain itu, rumput pun diusahakan bisa kembali ke keadaan semula, sehingga pada Oktober nanti saat liga bergulir stadion sudah bisa digunakan dalam kondisi prima," kata Ruslani.



SUMBER : http://www.persib-bandung.or.id

Selasa, 18 Agustus 2009

PT Persib Bandunng Bermartabat Segera Ekspose Rencana Bisnis


PT Persib Bandung Bermartabat (PT PBB) akan segera mengekspose rencana bisnisnya, setidaknya dalam lima tahun ke depan, kepada publik sepak bola Bandung dan dunia usaha. Rencananya, acara ekspose, sekaligus acara perkenalan jajaran direksi dan komisaris PT PBB itu akan dilaksanakan di Pendopo Alun-alun, Jln. Dalem Kaum Bandung, Kamis (20/8) mendatang.

Kepastian rencana tersebut disampaikan Direktur Marketing dan Development PT PBB, Veby Permadi di kantor Klub Persib, Jln. Sulanjana 17 Bandung, Senin (17/8). "Semua persiapan untuk acara ekspose sudah kita lakukan. Seperti direncanakan, pelaksanaannya pada tanggal 20 Agustus nanti," kata Veby.

Kendati acara ekspose baru akan dilaksanakan, sejauh ini PT PBB terus melakukan berbagai negosiasi dan perburuan sponsor. Selain itu, PT PBB juga mulai melakukan langkah nyata dalam hal penggalangan dana dengan meluncurkan Persib Card, kartu keanggotaan seharga Rp 100 ribu, yang bisa dijadikan kartu asuransi dan kartu diskon di berbagai tempat.

Dikatakan Veby, meski secara resmi peluncuran Persib Card baru akan dilakukan pada 20 Agustus 2009, pendaftaran kepemilikan sudah bisa dilakukan mulai Selasa (18/8) ini. Diinformasikannya, untuk sementara pendaftaran baru bisa dilakukan di kantor Klub Persib, Jln. Sulanjana No. 17.

Kafe dibuka

Bentuk usaha lain yang Selasa (18/8) ini mulai berjalan adalah kafe Persib. Kendati pembukaan resmi belum dilakukan, kafe bernama Persib Cafe & Lounge yang bertempat di lantai 1 kantor Klub Persib, Jln. Sulanjana 17 ini, beroperasi mulai Selasa (18/8) setiap hari pukul 10.00 - 22.00 WIB.

Pembukaan kafe ini ditandai acara doa bersama anak-anak Panti Asuhan Yayasan Ulil Albab, Senin (17/8) sore. Selain Direktur Utama PT PBB, H. Umuh Muhtar, acara itu pun dihadiri jajaran komisaris dan direksi lainnya.

"Kita banyak menyajikan menu spesial yang berbau sepak bola dan Persib di kafe ini," kata Manajer Kafe Persib, Ahmad Haris Komeng.

Selain upaya perburuan sponsor yang terus dilakukan, termasuk bakal adanya dukungan dari Wakil Gubernur Jawa Barat, Dede Yusuf, Direktur PT PBB, H. Umuh Muhtar juga menginformasikan tentang masih diperbolehkannya klub peserta LSI mendapat bantuan dana hibah dari APBD.

"Sinyal masih diperbolehkannya klub menerima bantuan dari APBD itu datang dari PSSI dalam pertemuan di Jakarta kemarin (Sabtu, red). Proses aliran dananya melalui Dinas Olahraga atau Pengcab PSSI. Besarnya bantuan untuk klub dari APBD yang masih diperbolehkan antara Rp 12 miliar - Rp 17 miliar," kata Umuh.

Jika informasi itu benar-benar bisa dilaksanakan, Umuh menyambutnya dengan gembira. "Dengan demikian, beban klub biasa terbantu oleh bantuan APBD tersebut. Meski begitu, PT PBB tetap berusaha mendapatkan sponsor. S," kata Umuh. (B.82)**PT Persib Bandung Bermartabat (PT PBB) akan segera mengekspose rencana bisnisnya, setidaknya dalam lima tahun ke depan, kepada publik sepak bola Bandung dan dunia usaha. Rencananya, acara ekspose, sekaligus acara perkenalan jajaran direksi dan komisaris PT PBB itu akan dilaksanakan di Pendopo Alun-alun, Jln. Dalem Kaum Bandung, Kamis (20/8) mendatang.

Kepastian rencana tersebut disampaikan Direktur Marketing dan Development PT PBB, Veby Permadi di kantor Klub Persib, Jln. Sulanjana 17 Bandung, Senin (17/8). "Semua persiapan untuk acara ekspose sudah kita lakukan. Seperti direncanakan, pelaksanaannya pada tanggal 20 Agustus nanti," kata Veby.

Kendati acara ekspose baru akan dilaksanakan, sejauh ini PT PBB terus melakukan berbagai negosiasi dan perburuan sponsor. Selain itu, PT PBB juga mulai melakukan langkah nyata dalam hal penggalangan dana dengan meluncurkan Persib Card, kartu keanggotaan seharga Rp 100 ribu, yang bisa dijadikan kartu asuransi dan kartu diskon di berbagai tempat.

Dikatakan Veby, meski secara resmi peluncuran Persib Card baru akan dilakukan pada 20 Agustus 2009, pendaftaran kepemilikan sudah bisa dilakukan mulai Selasa (18/8) ini. Diinformasikannya, untuk sementara pendaftaran baru bisa dilakukan di kantor Klub Persib, Jln. Sulanjana No. 17.

Kafe dibuka

Bentuk usaha lain yang Selasa (18/8) ini mulai berjalan adalah kafe Persib. Kendati pembukaan resmi belum dilakukan, kafe bernama Persib Cafe & Lounge yang bertempat di lantai 1 kantor Klub Persib, Jln. Sulanjana 17 ini, beroperasi mulai Selasa (18/8) setiap hari pukul 10.00 - 22.00 WIB.

Pembukaan kafe ini ditandai acara doa bersama anak-anak Panti Asuhan Yayasan Ulil Albab, Senin (17/8) sore. Selain Direktur Utama PT PBB, H. Umuh Muhtar, acara itu pun dihadiri jajaran komisaris dan direksi lainnya.

"Kita banyak menyajikan menu spesial yang berbau sepak bola dan Persib di kafe ini," kata Manajer Kafe Persib, Ahmad Haris Komeng.

Selain upaya perburuan sponsor yang terus dilakukan, termasuk bakal adanya dukungan dari Wakil Gubernur Jawa Barat, Dede Yusuf, Direktur PT PBB, H. Umuh Muhtar juga menginformasikan tentang masih diperbolehkannya klub peserta LSI mendapat bantuan dana hibah dari APBD.

"Sinyal masih diperbolehkannya klub menerima bantuan dari APBD itu datang dari PSSI dalam pertemuan di Jakarta kemarin (Sabtu, red). Proses aliran dananya melalui Dinas Olahraga atau Pengcab PSSI. Besarnya bantuan untuk klub dari APBD yang masih diperbolehkan antara Rp 12 miliar - Rp 17 miliar," kata Umuh.

Jika informasi itu benar-benar bisa dilaksanakan, Umuh menyambutnya dengan gembira. "Dengan demikian, beban klub biasa terbantu oleh bantuan APBD tersebut. Meski begitu, PT PBB tetap berusaha mendapatkan sponsor. S," kata Umuh. (B.82)**


sumber: http://klik-galamedia.com

Minggu, 16 Agustus 2009

Tak Langsung Cair

PT PERSIB Bandung Bermartabat (PBB) tengah di buru deadline menyediakan dana segar buat menbiayai persiapan membangun tim. Tak heran bila mereka bersikap pragmatis dalam memutar roda perusahaan. Mereka sebisa mungkin mencari rekanan yang mampu menyediakan dana dalam waktu lekas.

Sikap pragmatis itu pula yang melandasi keputusan PT PBB melepas hak pengelolaan laga kandang Persib kepada pihak ketiga.

Direktur Utama PT PBB Umuh Muhtar memang tidak pernah secara terang-terangan mengakui bahwa laga kandang Persib telah dijual. Namun, ia sempat berujar bahwa perusahaannya tidak mau ambil risiko dengan potensi kerugian yang timbul bila pertandingan kandang di kelora sendiri.

Bukan sekali Persib menjual putus hak pengelolaan laga kandang. Dua musim lalu keputusan ini sempat memicu polemik di Bandumg. Saat itu Persib ' mengijonkan' pertandingan kandang kepada pihak ketiga dengan bandror Rp 500 juta.

Musim kemarin manajemen menempuh cara lebih elegam dengan melakukan tender terbuka seluluq laga kandang Persib (17 pertandingan) akhirnya dilepas dengan anka 1,05 miliar. Untuk musim depan nilai yang diterima Persib konon dua kali lipat musim kemarin.

Persib memang tengah butuh dana segar. Tak heran bila potensi pemasukan lebih besar pun di lupakan lantaran ada pihak ketiga yang mau membayar di muka untuk laga kandang Persib.


Sumber : jaw (PROGol)

Selasa, 11 Agustus 2009

Pengganti Bepe dan Siswanto Umuh Janjikan Kejutan

Hengkangnya Siswanto ke Persema Malang dan tidak adanya kejelasan jawaban dari Bambang Pamungkar, membuat klub Persib Bandung harus menyiapkan pemain penggantinya.

Tentang calon pengganti Bepe, sapaan Bambang Pamungkas dan Siswanto ini, Direktur Utama PT Persib Bandung Bermartabat (PT PBB), H. Umuh Muhtar menjajikan sebuah kejutan pada pertengahan pekan ini.

"Besok (hari ini,red) atau lusa akan ada dua pemain baru yang akan datang. Saya tidak mau sebutkan namanya. Pokoknya, tunggu saja kejutannya, "kata Umuh kepada wartawan di salah satu rumah makan di jln. L.L.R.E Martadinata Bandung, senin (10/8).(B.82)



Sumber http://klik-galamedia.com

Senin, 10 Agustus 2009

Jaya Tak Mau Berspekulasi

Setelah di hentikan perburuan striker Bambang "Bepe" Pamungkas dan hengkangnya Siswanto ke Persema Malang, Pelatih Persib Bandung, Jaya Hartono belum mau berspekulasi tentang pemain lainnya.

"Saya rasa tak masalah. Siapa pun bira menjadi peganti para pemain yang telah pindah ke klub lain", katanya. Ketika di hubungi via telepon slularnya. Minggu (9/8).

Kendati demikian, Jaya sadar genderang perang Liga Super Indonesia (LSI) sudah semakin dekat. Ia pun mengaku telah mengantongi nama lain yang akan dikontrak untuk membela "Maung Bandung". Sayangnya Jaya enggan memberi bocoran tentang nama yang akan di incarnya. "Tunggu saja dululah. Jangan sekarang, karena saya enggan terlalu berspekulasi. Nanti jika kemungkinannya semakin besar, saya akan beberkan", katanya.

Rencananya Jaya baru akan kembali ke Bandung pada pertengahan Agustus mendatang atau menjelang latihan Persib Bandung untuk Skuad LSI 2009/2010 dilaksanakan.

Saya akan kembali ke Bandung tanggal 15 Agustus dan langsung menyusun program. Urusan kontrak pemain saya rasa sudah di selesaikan sebelumnya oleh Pak Umuh. Beberapa penambahan pemain, bisa saja terjadi, sambil latihan berjalan", tandasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, perburuan Bepe terpaksa dihentikan karena mantan striker Persija Jakarta itu terlalu lama memberikan jawaban atas tawaran Persib. Sedangkan siswanto lebih memilih bermain di klub yang letaknya tidak jauh dari rumahnya.

Setelah perburuan Bepe dihentikan berembus kabar, Persib akan mengejar striker langganan timnas lainny, Budi Sudarsono. Terkait dengan perburuan Budi, Direktur Utama PT Persib Bermartabat, tampak berharap Budi mau bergabung dengan Persib.

Budi tampaknya memang menjadi pilihan yang cukup realistis bagi Persib. Meski langganan timnas, namun menghadapi pra-piala dunia 2010 mendatang, Budi tidak lagi dipanggil pelatnas timnas, Benny Dollo. Sehingga jika dikontrak Persib, ia dapat bermain sejak awal musim.



Sumber http://klik-galamedia.com

Minggu, 09 Agustus 2009

Bobotoh Tak Tinggal Diam


WALAUPUN sudah mengalami suksesi sekarang PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) belum mampu menggelontorkan dana segar untuk menopang aktivitas berburu pemain. Buktinya, mesti sejumlah punggawa utama bekas skuad musim lalu sudah menyatakan bakal bertahan di Bandung, belum satu pun yang sudah teken kontrak.
Ketersedian dana segar jadi dana yang membuat Persib belum bisa menuntaskan proses kesepakatan kerja dengan pemain maupun pelatih. Kalaupun pundi-pundi Persib sudah ada sinyal bakal segera terisi, sumbernya justru berasal dari fulus pribadi Direktur Utama PT PBB Umuh Muhtar.
Pertengahan pekan kemarin, Wali Kota Dada Rosada bahkan sampai mengeluarkan imbauan agar Pegawai Negri Sipil di kalangan pemerintahan Kota Bandung untuk turut serta dalam proglam asuransi BNI life.
Amaran Dada berkenaan dengan proposal BNI life yang bersedia menyuplai dana Rp 30 miliar per musim buat Maung Bandung. Dengan catatan, perusahaan tersebut mendapat imbal balik berupa premi ansuransi dari kalangan bobotoh dan PNS di kota Kembang.
Sebagai kelompok suporter dengan jumlah terbanyak. Viking Persib Fans Club tak tinggal diam melihat tim kesayangan mereka di belit kesulitan finansial. Mereka Menggagas gerakan peduli Persb. Gerakan ini bertujuan mengesuk dana swadaya dari kalanpan bobotoh.
Panglima Viking Ayi Beutik menegaskan, program penggalangan dana yang digagasnya sama sekali berbeda dengan janji-janji dari pihak swasta. "Jika perusahaan swasta bersedia mengeltarka duit dengan opsi-opsi tertentu, kami murni ingin menyumbang. Gerakan ini murni sebagai manifrestasi bentuk kecintaan kami kepada Persib. Tanpa ada embel-embel apa pun" beber Ayi.
Hanya saja, Ayi tak mau gegabah menyerahkan uang yang terkumpul dari bobotoh. "Kami ingin segalanya transparan" tegas Panglima Viking ini.
Menurut rencana, Viking bakal meluncurkan program in? Secra resmi Senin (10/8).



Sumber: jatnika Wibiksana

Sabtu, 08 Agustus 2009

Persib Butuh Dana Rp 3,5 M


Persib Bandung membutuhkan dana antara Rp 3 miliar sampai Rp 3,5 miliar untuk pembayaran uang muka pemain yang rencananya akan dikontrak pada pertengahan Agustus ini. Dana sebesar itu merupakan pembayaran wajib yang harus dilakukan klub terhadap pemain yang dikontraknya pada saat penandatanganan kontrak, yaitu 25 persen dari total nilai kontrak.

"Untuk kebutuhan pembayaran uang muka kontrak pemain, minimal kita membutuhkan dana segar antara Rp 3 miliar sampai Rp 3,5 miliar," kata Umuh ketika dihubungi "GM", Jumat (7/8) malam.

Sebelumnya, kepada "GM", Umuh sempat mengatakan, penandatanganan kontrak dengan seluruh pemain yang sudah "diamankannya" akan dilakukan pada pertengahan Agustus 2009, sebelum tim secara resmi memulai latihan persiapan menghadapi Liga Super Indonesia (LSI) 2009/2010.

Ketika ditanyakan apakah dana yang dibutuhkan untuk pembayaran uang muka kontrak pemain itu sudah ada, Umuh mengatakan, ia sudah mengantongi sebagian. "Kita baru mengantongi sebagian dari dana itu. Sisanya akan terus diusahakan sambil menunggu putusan-putusan dari BLI," kata Umuh.

Aspek legal

Sementara itu, bendera Persib Bandung sebagai sebuah klub profesional belum seratus persen berkibar. Pasalnya, PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) masih belum menuntaskan seluruh aspek legalnya sebagai sebuah badan hukum.

"Susunan komisaris dan direksi sebenarnya sudah seluruhnya selesai. Hanya saja, kita memang masih menunggu pengesahan dari notaris," kata Umuh.

Sebelumnya, salah seorang anggota Komisaris PT PBB, Kuswara S. Taryono, S.H., M.H. juga membenarkan kalau aspek legal PT PBB masih dalam tahap penyempurnaan. "Semuanya masih dalam taraf penyempurnaan. Kami berharap dalam waktu sesegera mungkin bisa segera mengumumkan jajaran komisaris dan direksi PT PBB ini," kata pengacara dan konsultan hukum ini.

Kuswara memastikan, jika proses penyempurnaan dan pengesahan dari notaris, termasuk pendaftaran ke Departemen Hukum dan HAM, selesai, pihak direksi dipastikan bakal segera memperkenalkan jajarannya kepada publik. "Karena itu, semua diharapkan bersabar dulu," ujarnya. [B.82]




Source: http://klik-galamedia.com/

Menunggu Pinangan Persib Bandung



BEK sayap Persib Bandung pada Liga Super Indonesia (LSI) 2008/2009 lalu, Irwan Wijasmara (22), adalah salah seorang pemain muda yang mengaku tengah didekati PSPS Pekanbaru dan Persih Tembilahan. Meski begitu, Irwan tetap memprioritaskan Persib, setidaknya untuk musim ini.

"Untuk tahun ini, saya masih memprioritaskan Persib," kata Irwan ketika ditanya "GM" tentang rencana kepergiannya ke PSPS atau Tembilahan. "Sampai sekarang, saya masih tetap menunggu Persib," tambahnya.

Mantan pemain Persib U-23 ini mengaku, hingga saat ini ia belum pernah dihubungi atau diajak bicara, baik oleh pelatih Jaya Hartono maupun Direktur PT Persib Bandung Bermartabat, H. Umuh Muhtar untuk membicarakan masa depannya.

"Kalau soal itu, belum pernah (diajak bicara, red). Tapi karena memprioritaskan Persib, saya akan terus menunggu," tandasnya.

Sambil menunggu kepastian dari Persib, Irwan mengaku terus berlatih secara individual, sekembalinya memperkuat tim di Turnamen Sepak Bola "Selangor Cup 2009" di Stadion Shah Alam Selangor, 31 Juli lalu. "Kegiatan saya sekarang, ya latihan sendiri. Sambil menunggu kepastian dari Persib," ujar Irwan. [endan suhendra]




Source: http://klik-galamedia.com/

Persib Takan Protes


Kendati sudah menyatakan sangat keberatan, Persib Bandung belum akan melakukan tindakan apa pun, termasuk protes resmi ke PSSI, menyangkut larangan tampil bagi para pemain yang dipanggil tim nasional. Persib baru akan mengambil sikap setelah mendapat surat resmi, baik dari Badan Liga Indonesia (BLI), Badan Tim Nasional (BTN) atau PSSI.

"Kita memang merasa keberatan atas adanya putusan dari PSSI itu. Tapi sekarang kita tidak akan melakukan protes resmi. Sebab, surat resmi dari PSSI-nya pun belum kita terima," kata Direktur Utama PT Persib Bandung Bermartabat (PT PBB), H. Umuh Muhtar kepada "GM", Jumat (7/8).

Seperti diberitakan "GM" sebelumnya, dari 25 nama pemain yang dipanggil BTN untuk mengikuti pelatnas kualifikasi Piala Asia 2011, terdapat empat nama pemain yang diproyeksikan menjadi anggota skuad Persib pada Liga Super Indonesia (LSI) 2009/2010 mendatang. Keempat pemain tersebut adalah Eka Ramdani, Nova Arianto, Maman Abdurahman, dan Hariono. Di luar keempat nama pemain tersebut, ada juga nama Bambang Pamungkas yang tengah getol diburu Persib.

Dikatakan Umuh, sikap menunggu yang dilakukan Persib karena sejauh ini, pihaknya pun belum mengetahui secara pasti, apakah LSI 2009/2010 benar-benar akan bergulir mulai Oktober atau mengalami penundaan. "Itu semua yang belum pasti. Sampai sekarang, kita pun belum mendapatkan undangan dari BLI untuk mengadakan pertemuan dengan klub-klub lain," kata Umuh.

Keberatan

Meskipun demikian, Umuh mengaku sangat keberatan jika larangan yang menurutnya masih berupa wacana itu benar-benar diberlakukan. Pasalnya, klub peserta LSI, termasuk Persib, akan mengalami kerugian besar, karena tidak bisa menggunakan pemain nasional yang sudah dikontrak dengan nilai tinggi.

Karena itu, Umuh memandang perlu agar PSSI atau BLI segera menggelar pertemuan untuk membicarakan persoalan ini. "Setidaknya, dari pertemuan itu klub-klub bisa mendapatkan kepastian soal seluruh rencana kompetisi," ujarnya. [B.82]





Source: http://klik-galamedia.com/

Jumat, 07 Agustus 2009

KONTRAK PEMAIN DI PUTUSKAN BULAN AGUSTUS


Pada bulan Agustus PT Persib Bandung Bermartabat (PBB)akan mlakukan tanda tangan kontrak, dengan para pemain yang di ikutkan menjadi sekuad Persib di musim depan Liga Super Indonesia (LSI) 2009/2010, menurut dirut PT PBB Umuh Muhtar.
"Saya sudah menyampaikan kepada para pemain untuk bersabar. mereka belum kita kontrak karena aspek legal perusahaan ini belum rampung. nanti setelah masalah ini beres, pemain akan kita kontrak secara resmi," ungkap Umuh.
Umuh berharap, aspek legal PT PBB segera rampung dalam satu atau dua minggu ini sehingga pihaknya bisa mengikat kontrak para pemain pada pertengahan atau akhir Agustus 2009.

LSI MILIK PARATISME







Berbagai Pengetatan aturan-aturan dari BLI dan Depdagri pada musim kompetisi kali ini menjadi sinyal positif bagi kemajuan pengelolaan sepakbola profesional Indonesia menuju masa yang akan datang.
Aturan tentang dana APBD berimbas pada penggunaan pemain asing serta pengetatan stadarisasi kualitas stadion yang dipakai mempunyai efek tontonan skill individu yang optimal dari para pemain diharapkan dapat semakin meningkatkan pula kualitas permainan sepakbola kita secara keseluruhan.







SUBER: www.Go-Persib.com

PEMAIN PERSIB YANG DI KONTRAK


















PEMAIN LAMA YANG DI BIDIK

Cristian Gonzales
Hilton Moreira
Maman Abdurahman
Nova Arianto
Eka Ramdani
Hariono
Atep
Gilang Angga
Airlangga Sucipto
Cecep Supritna
Wildansyah
Edi Hafit
Irwan Wijasmara



PEMAIN BARU YANG DI BIDIK

Bambang Pamungkas
Abanda Herman
Bio Paulin

Rabu, 05 Agustus 2009

4 Pemain Bidikan Persib Dipanggil Timnas

Empat pemain yang pada Liga Super Indonesia (LSI) 2008/2009 memperkuat Persib Bandung, Nova Arianto, Maman Abdurahman, Hariono, dan Eka Ramdani, masuk ke daetar 25 pemain yang dipanggil Badan Tim Nasional (BTN) untuk mengikuti pemusatan latihan nasional persiapan menghadapi pertandingan lanjutan babak kualifikasi piala Asia 2011. Keempat pemain tersebut kemungkinan akan tetap menjadi pilar Persib di LSI musim depan.

Ke-25 pemain yang di panggil BTN harus sudah berkumpul pada saat pelatnas dimulai, yaitu 25 September hingga usai dua pertandingan melawan Kuwait, 18 November 2009. Pertanding pertama dengan Kuwait di mainkan di stadion Internasional Jaber Al-Ahmad Kuwait, 14 November 2009 dan laga kedua dimainkan di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta, 18 November 2009.

Jika resmi di kontrak Persib untub LSI 2009/2010, Nova, Maman, Hariono,dan Eka di pastikan bakal absen membela timnya selama sebulan di awal kompetinsi. Pasalnya, BLI sudah merencanakan, SLI 2009/2010 bakal dimulai pada 4 atau 11 Oktober 2009.

Sepertikan dituturkan Asisten Manejer Timnas, para pemain nasional yang mengikuti pelatnas dilarang PSSI untuk tampil di kompetisi. Pasalnya, kata Candra, keabsahan para pemain yang di panggil timnas baru akan dikeluarkan setelah 18 November 2009.





Sumber : GM

Persib dan SFC Berebut Bepe

Persib Bandung harus bersaing dengan Sriwijaya FC (SFC) Palembang untuk mendapatkan tanda tangan Bambang Pamungkas agar bisa mempekuat mereka pada Liga Super Indonesia (LSI) 2009/2010. Kendati sempat berjanji untuk datang ke Bandung usai memperkuat Selangor FA, saat menghadapi Persib di turnamen "Selangor Cup 2009", Bepe striker persija itu, belum juga di kabarkan muncul.

Namun ucapan Bepe itu ternyata belum menjadi sinyal kuat dirinya bakal berkostum Persib pada musim depan. Kendati "bobotoh" sudah bisa menerima kehadiranya, Bepe juga ternyata diklaim kubu Sriwijaya FC akan memberikan keputusan kepada tim berjuluk "Laskar Wong Kito" itu sekembalinya dari Selangor.

Setidaknya klaim tersebut di sampaikan ketua Tim Lima SFC, Hendri Zainuddin di Palembang, selasa (4/8). "Praktis kita tinggal mengharapkan Bepe yang berjanji akan memberikan keputusan setelah pulang dari Selangor Malaysia unjuk uji coba, "ujarnya, seperti dirilis Kompas Online.

SFC kembali memfokuskan diri melakukan perburuan terhadap Bepe setelah gagal mendapatkan striker Persipura, Boaz Salossa. "Boaz ingin direkrut satu paket bersama kakaknya, Ortizan salossa. Kami tidak dapat memenuhi hal itu, karena untuk posisi Ortizan, Sriwijaya FC telah memiliki pilihan lain, "katanya.

"Sebelumnya Sriwijaya FC berusaha mendekati Boaz sebagai antisipasi jika Bepe gagal didapatkannya, apalagi negosiasi dengan Bepe berjalan alot sekali, "tambahnya



Sumber: GM

Selasa, 04 Agustus 2009

DIKEJAR WAKTU


INDONESIA Super League (ISL) edisi selanjutnya di proyeksikan bergulir mulai awal Oktober mendatang. Dikorting bulan Ramadhan, maka klub praktis hanya memiliki waktu efektif untuk mempersiapkan diri sekitar satu bulan.

Sadar telah kehilangan banyak waktk, Pelatih Jaya Hartono berencana segera menggelalar pemusatan latihan untuk Eka Ramdani dan kawan-kawan. Setelah melakoni lawatan ke Malaysia, Persib memberlakukan libur sebentar buat para pemainnya.

Tapi, Jaya menegaskan para punggawa yang sudah pasti bakal membelala Persib di musim depan, di jadwalkan menjalani pemusatan latihan mulai pertengahan Agustus. Saat ini Jaya sudah berada di kota kembang. Sembari menyusun program latihan, ia terus berkonsultasi dengan menejemen mengenai rencana mendatankan amunisi tambahan.

"Karena kita tidak memilikh banyak waktu,dh bulan puasa pun terpaksa kita isi dengan program latihan" tutur Jaya.





Source: jaw

Persib Bidik Fiman Utina

Dua tempat di lini depan hampir pasti milik duet Hilton Moreira dan Cristian Gonzalez. Sebagai cadangan, Jaya Hartono memiliki Airlangga Sucipto, sektor juru gedor Maung Bandung hanya perlu mendapat suntikan sedikit saja. Bila opsi menggunakan pemain dari Persib U-21 dilaksanakan, ada Rudi Genvanni yang sangat berbakat.

Dengan demikian, fokus Jaya mulai beralih ke dua lini lainnya. Untuk tugas memanggul kreativitas di sektor tengah, Jaya baru memiliki Eka Ramdani. Kapten Maung Bandung musim lalu ini jelas butuh kompatriot dengan kualitas sepadan. Sedangkan sampai saat ini belum terdengar Lorenzo Cabanas bakal di pertahankan.

Sejak Indonesia Super League (ISL) musim kemarin usai, gelandang asal paraguay itu memang tidak disebut-sebut masuk masuk proyeksi Jaya. Bahkan, tanda-tanda sang arsitek sang arsitek tidak terlalu menyukai Cabanas sudah terlihat ketika roda ISL masih berjalan. Beberapa kali Jaya mengorbankan Cabanas dan mempriolitaskan Hilton.

Sinyalemen Cabanas tidak dan masuk proyek Jaya makin menguat, setelah nama Firman Utina tiba-tiba masuk dalam daftar bidikan Persib. Jaya sendiri secara eksplisit mengaku tertarik dengan gelandang timnas tersebut. "Dia bisa jadi penyeimbang peran Eka di tengah" tuturnya.

Opsi Firman jatuh bila Jaya merealisasikan rencana semula, yaknh memberikan satu quota tersisa pemain asing non-Asia untuk lini belakang.

Tetapi, jalan Persib untuk mendapatkan Firman jelas tidak akan mudah. Pelita Jaya pasti bakal sekuat tenaga menahan salah satu protagonisnya itu agar tidak hengkang ke klub lain. Di samping itu, Jaya Hartono juga harus menghadapi Bobotoh yang masih menginginkan Cabanas tetap membela Persib musim depan.

Satu nama lain yang makin kencang didengungkan bakal merapat ke Bandung adalah Bambang Pamungkas. Keberhasilan mencetak dua gol ke gawang Persib pada laga pemanasan di selangor tempo hari, jadi momentum yang membuat nama Bepe-panggilan Bambang- mencuat ke permukaan. Bepe dianggap sebagai pengganti sepadan yang di tinggalkan Zaenar Arief.

Masalahnya, Persib tidak punya slot banyak untuk belanja pemain berharga tinggi. Sementara kontrak Bepe berada di kuadran Rp 1 miliar. Bandrol tinggi itu pula yang menyebabkan proses negosiasi antara Bepe dengan Sriwijaya FC tidak berjalan mulus.




Source: Jatnika Wibiksana (proGOL)

Minggu, 02 Agustus 2009

Bepe Serius ke Persib

Keingin PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) dan pelath Jaya Hartono untuk merekrut steker timnas Bambang "Bepe" Pamungkas mendapat jawaban positif dari mantan streker Persija Jakarta tersebut. Bak gayung bersambut, Bepe tertarik juga untuk berkostum Persib musim depan.

Keseriusan Bepe ditunjukan dengan berkunjung dan bertatap muka langsung dengan menejemen Persib seusai pertandingan Selangor Cup,jumat malam. Bepe datang ke Hotel Quality Selangor menemui Dirut PT PBB, Umuh Muhtar, dan Jaya Hartono. Namun kedua belah pihak enggan memberikan komentar lebih jauh mengenai pertemuan tertutup tersebut.

"Tadi silatuhahmi saja, tidak ada pembicaraan ke arah kontrak. Tapi memang pihak Persib mengakui tertarik pada saya," kata Bepe.

Umuh Muhtar pun hanya mengatakan pertemuan tersebut bersifat informal dan obrolan biasa saja. "Jangan dulu di besar-besarkan, nanti juga ada waktunya. Tunggu saja kejutannya nanti", ujar Umuh.

Jaya Hartno memang sangat tertarik menggunakan jasa Bepe musim depan. Tridante Hilton-Gonzales-Bepe akan menjadi trio penyerang mematikan di Liga Super Indonesia. "Siapa sih yang tidak tertarik pada Bambang? Delapan belas golnya musim lalu, di tambah gol-golnya untuk timnas, sudah menjadi bukti betapa bahayanya dia", kata Jaya.

Tapi mendatangkan Bepe ke Persib bukanlah perkara mudah. Setidaknya Persib harus merogok minimal Rp 1,37 miliar seperti nilai kontrak terdahulunya saat Bepe di rekrut Persija. Rencananya, Bepe pun akan berkunjung ke Bandung. Di Bandung,Bepe akan mulai serius membicarakan masalah kontrak dengan menejemen Persib.

"Persib adalah tim besar. Siapa pun akan tertarik bermain untuk Persia, apa mereka menargetkan gelar juara. Saya tertarik membela tim yang menargetkan juara. Saya akan ke Bandung untuk membicarakan hal itu (negosiasi) dengan pihak "Persib" kata Bepe.

Menurutnya, dia sebenbrnya masih ingin berthan dh Persija. Namun, karena tidak ada sinyal dari Tim Macan Kemayoran untuk mempertahankannya, Bepe harus segera mencari klub yang membuatnya tertarik adalah Persib. "Senang sekali jika saya bisa bergabung dengan "Persib" tegas Bepe.

Meski demikian, bergabung atau tidaknya ke Persib, diakui Bepe, semuanya bergantung pada hasil negosiasi yang di lakukan di Bandung dalam waktu dekat ini.

"Kita lihat saja perkembangan selanjutnya. Lihat saja nanti di Bandung , akan seperti apa masa depan saya di Persib. Insya allah saya berkeinginan untuk ke Persib", kata Bepe menutup pembicaraan.



Source : Tribun Jabar

Sabtu, 01 Agustus 2009

KHOSIN MASUK DALAM INCARAN PERSIB

Kosin hathairattanakool masuk dalam bursa perburuan Persib Bandung di Super League Indonesa 2009/2010. Kiper timnas Thailan ini kemungkinan besar akan mengisi satu tempat di tim Persia Bandung. Dan Jaya Hartonn juga menbenarkan bahwa pihaknya lagi mengadakan pendekatan dan negosiasi dengan kiper yang pernah juga merumpun di liga indonesia bersama Persib di liga indonesia ke X11, yang masih dipisi utama bukan Liga Super.

JAYA MAKIN KE PINCUT BEPE

Jaya Hartono pelatih Persib Bandung, makin kepincut kepada streker timnas Bangbang Pamungkas (BePe), setelah menyaksikan penampilannya dari dekat, apa lagi Bangbang dapat melesakan 2 gol ke gawang Persib yang di kawal Cecep Supriatna.
Jaya menegaskan, bahwa Bangbang masih seorang streker yang terbaik di indonesia,di bandingkan dengan strekel lainnya. Dan Jaya juga mengatakan, sangat terbuka lebar untuk memboyong streker termahal di Liga Super 2008/2009 ini, ke kubu Persib yang jadi ikon kota bandung dan kebanggaan Jawa Barat.
Namun Jaya masih menilai kesiapan dari warga bandung/ bobotoh, karena tidak ingin ada intrik atau rasisme, mengingat ke-2 pendukung ini kurang harmonis, mamun Jaya akan terus melakukan konsultasi dengan para bobotoh..

Persib Takluk 0-2 dari Slangor FA

Akhirnya Persib Bandung harus menyerah 0-2 dari club negri jiran/malasia, Slangor FA.
Sebenarnya permainan cukup seimbang,hanya dewi fortuna masih belum pada tim Persib. Tercatat beberapa peluang yang di dapat oleh steker Persib Cristian Gonzales dan beberapa pemain Persib lainnya,hanya tidak membuahkan hasil, sampa jeda babak pertama selisih sama kuat 0-0.
Pluit,Kick 0f babak ke-2 di bunyika. Persib langsung menyerang namun masih belum tercipta gol juga, ke-2 tim masih belum merubah permainan dan belum ada pergantian. Pada menit ke 52 petaka datang dari serangan balik, Bangbang Pamungkas (bepe) mengoyak jala Cecep dengan sontekannya,trus pada menit 56 gawang Cecep kembali bergetar dengan aktor yang sama, Bangbang Pamungkas menaklukan kiper Cecep Supriatna. Dan sampai peluit berbunyi tanda akhir pertandingan persib tak dapat menyarangkan bola ke gawang lawan.
Namun menurut pelatih Persib Robby Darwis,dengan hasil ini cukup memuaskan,karena hanya dalam persiapan yang sebentar Persib dapat menunjukan permainan dan loyalitas yang sangat bagus sebagai tim besar..!

BRAVO PERSIB


Blogger Templates by Isnaini Dot Com. Powered by Blogger and Supported by Lincah.Com - Suzuki Car Pictures