Dua tempat di lini depan hampir pasti milik duet Hilton Moreira dan Cristian Gonzalez. Sebagai cadangan, Jaya Hartono memiliki Airlangga Sucipto, sektor juru gedor Maung Bandung hanya perlu mendapat suntikan sedikit saja. Bila opsi menggunakan pemain dari Persib U-21 dilaksanakan, ada Rudi Genvanni yang sangat berbakat.
Dengan demikian, fokus Jaya mulai beralih ke dua lini lainnya. Untuk tugas memanggul kreativitas di sektor tengah, Jaya baru memiliki Eka Ramdani. Kapten Maung Bandung musim lalu ini jelas butuh kompatriot dengan kualitas sepadan. Sedangkan sampai saat ini belum terdengar Lorenzo Cabanas bakal di pertahankan.
Sejak Indonesia Super League (ISL) musim kemarin usai, gelandang asal paraguay itu memang tidak disebut-sebut masuk masuk proyeksi Jaya. Bahkan, tanda-tanda sang arsitek sang arsitek tidak terlalu menyukai Cabanas sudah terlihat ketika roda ISL masih berjalan. Beberapa kali Jaya mengorbankan Cabanas dan mempriolitaskan Hilton.
Sinyalemen Cabanas tidak dan masuk proyek Jaya makin menguat, setelah nama Firman Utina tiba-tiba masuk dalam daftar bidikan Persib. Jaya sendiri secara eksplisit mengaku tertarik dengan gelandang timnas tersebut. "Dia bisa jadi penyeimbang peran Eka di tengah" tuturnya.
Opsi Firman jatuh bila Jaya merealisasikan rencana semula, yaknh memberikan satu quota tersisa pemain asing non-Asia untuk lini belakang.
Tetapi, jalan Persib untuk mendapatkan Firman jelas tidak akan mudah. Pelita Jaya pasti bakal sekuat tenaga menahan salah satu protagonisnya itu agar tidak hengkang ke klub lain. Di samping itu, Jaya Hartono juga harus menghadapi Bobotoh yang masih menginginkan Cabanas tetap membela Persib musim depan.
Satu nama lain yang makin kencang didengungkan bakal merapat ke Bandung adalah Bambang Pamungkas. Keberhasilan mencetak dua gol ke gawang Persib pada laga pemanasan di selangor tempo hari, jadi momentum yang membuat nama Bepe-panggilan Bambang- mencuat ke permukaan. Bepe dianggap sebagai pengganti sepadan yang di tinggalkan Zaenar Arief.
Masalahnya, Persib tidak punya slot banyak untuk belanja pemain berharga tinggi. Sementara kontrak Bepe berada di kuadran Rp 1 miliar. Bandrol tinggi itu pula yang menyebabkan proses negosiasi antara Bepe dengan Sriwijaya FC tidak berjalan mulus.
Source: Jatnika Wibiksana (proGOL)
Selasa, 04 Agustus 2009
Persib Bidik Fiman Utina
Label: Berita persib
Diposting oleh Deni Syaripudin di 10.46
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar