PT Persib Bandung Bermartabat (PT PBB) akan segera mengekspose rencana bisnisnya, setidaknya dalam lima tahun ke depan, kepada publik sepak bola Bandung dan dunia usaha. Rencananya, acara ekspose, sekaligus acara perkenalan jajaran direksi dan komisaris PT PBB itu akan dilaksanakan di Pendopo Alun-alun, Jln. Dalem Kaum Bandung, Kamis (20/8) mendatang.
Kepastian rencana tersebut disampaikan Direktur Marketing dan Development PT PBB, Veby Permadi di kantor Klub Persib, Jln. Sulanjana 17 Bandung, Senin (17/8). "Semua persiapan untuk acara ekspose sudah kita lakukan. Seperti direncanakan, pelaksanaannya pada tanggal 20 Agustus nanti," kata Veby.
Kendati acara ekspose baru akan dilaksanakan, sejauh ini PT PBB terus melakukan berbagai negosiasi dan perburuan sponsor. Selain itu, PT PBB juga mulai melakukan langkah nyata dalam hal penggalangan dana dengan meluncurkan Persib Card, kartu keanggotaan seharga Rp 100 ribu, yang bisa dijadikan kartu asuransi dan kartu diskon di berbagai tempat.
Dikatakan Veby, meski secara resmi peluncuran Persib Card baru akan dilakukan pada 20 Agustus 2009, pendaftaran kepemilikan sudah bisa dilakukan mulai Selasa (18/8) ini. Diinformasikannya, untuk sementara pendaftaran baru bisa dilakukan di kantor Klub Persib, Jln. Sulanjana No. 17.
Kafe dibuka
Bentuk usaha lain yang Selasa (18/8) ini mulai berjalan adalah kafe Persib. Kendati pembukaan resmi belum dilakukan, kafe bernama Persib Cafe & Lounge yang bertempat di lantai 1 kantor Klub Persib, Jln. Sulanjana 17 ini, beroperasi mulai Selasa (18/8) setiap hari pukul 10.00 - 22.00 WIB.
Pembukaan kafe ini ditandai acara doa bersama anak-anak Panti Asuhan Yayasan Ulil Albab, Senin (17/8) sore. Selain Direktur Utama PT PBB, H. Umuh Muhtar, acara itu pun dihadiri jajaran komisaris dan direksi lainnya.
"Kita banyak menyajikan menu spesial yang berbau sepak bola dan Persib di kafe ini," kata Manajer Kafe Persib, Ahmad Haris Komeng.
Selain upaya perburuan sponsor yang terus dilakukan, termasuk bakal adanya dukungan dari Wakil Gubernur Jawa Barat, Dede Yusuf, Direktur PT PBB, H. Umuh Muhtar juga menginformasikan tentang masih diperbolehkannya klub peserta LSI mendapat bantuan dana hibah dari APBD.
"Sinyal masih diperbolehkannya klub menerima bantuan dari APBD itu datang dari PSSI dalam pertemuan di Jakarta kemarin (Sabtu, red). Proses aliran dananya melalui Dinas Olahraga atau Pengcab PSSI. Besarnya bantuan untuk klub dari APBD yang masih diperbolehkan antara Rp 12 miliar - Rp 17 miliar," kata Umuh.
Jika informasi itu benar-benar bisa dilaksanakan, Umuh menyambutnya dengan gembira. "Dengan demikian, beban klub biasa terbantu oleh bantuan APBD tersebut. Meski begitu, PT PBB tetap berusaha mendapatkan sponsor. S," kata Umuh. (B.82)**PT Persib Bandung Bermartabat (PT PBB) akan segera mengekspose rencana bisnisnya, setidaknya dalam lima tahun ke depan, kepada publik sepak bola Bandung dan dunia usaha. Rencananya, acara ekspose, sekaligus acara perkenalan jajaran direksi dan komisaris PT PBB itu akan dilaksanakan di Pendopo Alun-alun, Jln. Dalem Kaum Bandung, Kamis (20/8) mendatang.
Kepastian rencana tersebut disampaikan Direktur Marketing dan Development PT PBB, Veby Permadi di kantor Klub Persib, Jln. Sulanjana 17 Bandung, Senin (17/8). "Semua persiapan untuk acara ekspose sudah kita lakukan. Seperti direncanakan, pelaksanaannya pada tanggal 20 Agustus nanti," kata Veby.
Kendati acara ekspose baru akan dilaksanakan, sejauh ini PT PBB terus melakukan berbagai negosiasi dan perburuan sponsor. Selain itu, PT PBB juga mulai melakukan langkah nyata dalam hal penggalangan dana dengan meluncurkan Persib Card, kartu keanggotaan seharga Rp 100 ribu, yang bisa dijadikan kartu asuransi dan kartu diskon di berbagai tempat.
Dikatakan Veby, meski secara resmi peluncuran Persib Card baru akan dilakukan pada 20 Agustus 2009, pendaftaran kepemilikan sudah bisa dilakukan mulai Selasa (18/8) ini. Diinformasikannya, untuk sementara pendaftaran baru bisa dilakukan di kantor Klub Persib, Jln. Sulanjana No. 17.
Kafe dibuka
Bentuk usaha lain yang Selasa (18/8) ini mulai berjalan adalah kafe Persib. Kendati pembukaan resmi belum dilakukan, kafe bernama Persib Cafe & Lounge yang bertempat di lantai 1 kantor Klub Persib, Jln. Sulanjana 17 ini, beroperasi mulai Selasa (18/8) setiap hari pukul 10.00 - 22.00 WIB.
Pembukaan kafe ini ditandai acara doa bersama anak-anak Panti Asuhan Yayasan Ulil Albab, Senin (17/8) sore. Selain Direktur Utama PT PBB, H. Umuh Muhtar, acara itu pun dihadiri jajaran komisaris dan direksi lainnya.
"Kita banyak menyajikan menu spesial yang berbau sepak bola dan Persib di kafe ini," kata Manajer Kafe Persib, Ahmad Haris Komeng.
Selain upaya perburuan sponsor yang terus dilakukan, termasuk bakal adanya dukungan dari Wakil Gubernur Jawa Barat, Dede Yusuf, Direktur PT PBB, H. Umuh Muhtar juga menginformasikan tentang masih diperbolehkannya klub peserta LSI mendapat bantuan dana hibah dari APBD.
"Sinyal masih diperbolehkannya klub menerima bantuan dari APBD itu datang dari PSSI dalam pertemuan di Jakarta kemarin (Sabtu, red). Proses aliran dananya melalui Dinas Olahraga atau Pengcab PSSI. Besarnya bantuan untuk klub dari APBD yang masih diperbolehkan antara Rp 12 miliar - Rp 17 miliar," kata Umuh.
Jika informasi itu benar-benar bisa dilaksanakan, Umuh menyambutnya dengan gembira. "Dengan demikian, beban klub biasa terbantu oleh bantuan APBD tersebut. Meski begitu, PT PBB tetap berusaha mendapatkan sponsor. S," kata Umuh. (B.82)**
sumber: http://klik-galamedia.com

0 komentar:
Posting Komentar