PT PERSIB Bandung Bermartabat (PBB) tengah di buru deadline menyediakan dana segar buat menbiayai persiapan membangun tim. Tak heran bila mereka bersikap pragmatis dalam memutar roda perusahaan. Mereka sebisa mungkin mencari rekanan yang mampu menyediakan dana dalam waktu lekas.
Sikap pragmatis itu pula yang melandasi keputusan PT PBB melepas hak pengelolaan laga kandang Persib kepada pihak ketiga.
Direktur Utama PT PBB Umuh Muhtar memang tidak pernah secara terang-terangan mengakui bahwa laga kandang Persib telah dijual. Namun, ia sempat berujar bahwa perusahaannya tidak mau ambil risiko dengan potensi kerugian yang timbul bila pertandingan kandang di kelora sendiri.
Bukan sekali Persib menjual putus hak pengelolaan laga kandang. Dua musim lalu keputusan ini sempat memicu polemik di Bandumg. Saat itu Persib ' mengijonkan' pertandingan kandang kepada pihak ketiga dengan bandror Rp 500 juta.
Musim kemarin manajemen menempuh cara lebih elegam dengan melakukan tender terbuka seluluq laga kandang Persib (17 pertandingan) akhirnya dilepas dengan anka 1,05 miliar. Untuk musim depan nilai yang diterima Persib konon dua kali lipat musim kemarin.
Persib memang tengah butuh dana segar. Tak heran bila potensi pemasukan lebih besar pun di lupakan lantaran ada pihak ketiga yang mau membayar di muka untuk laga kandang Persib.
Sumber : jaw (PROGol)
Minggu, 16 Agustus 2009
Tak Langsung Cair
Label: Berita persib
Diposting oleh Deni Syaripudin di 16.58
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar